KETEGASAN DIRI

Ketegasan merupakan sebuah kata yang amat penting yang berarti kemampuan untuk mengekspresikan diri dengan mantap tanpa adanya keraguan.

Farah seorang remaja yang baru lulus SMU dan bingung untuk menentukan dimana dia akan melanjutkan study nya, Bingung semakin melanda karena sang pacar menginginkan mereka bisa satu kampus, dan teman-teman Farah pun menginginkan hal sama seperti pacar Farah. Farah sebetulnya mempunyai keinginan sendiri yang berbeda dengan sang pacar dan teman-temannya, sedangkan orang tua Farah memberikan kebebasan kepada Farah untuk memilih. Konflik antara Farah dan pacar semakin memanas ketika Farah mengungkapkan keinginannya melanjutkan kuliah di universitas ternama di daerah lain, karna itulah cita-citanya selama ini. Sang pacar memaksa Farah untuk mengikuti keinginannya karna dia tidak mau berpisah jauh dari Farah. keputusan apa yang harus Farah ambil…?

Jelas Farah harus tegas dalam bersikap kan.. Jangan mau di atur apalagi di atur oleh Pacar yang belum tentu akan menjadi pendamping hidupnya kelak, suatu kebodohan jika mengambil keputusan dikarenakan ketidak enakan pada orang lain bukan didasarkan rasionalitas dan cita-cita sendiri. 

 

Lazarus (Fensterheim, 1980) menyatakan bahwa dalam perilaku asertif terkandung ketegasan yang timbul karena adanya kebebasan emosi dan keadaan mendukung seperti menyatakan hak pribadi, usaha untuk memperoleh hak tersebut. dan usaha untuk mencapai kebebasan emosi.

Bersikap tegas atau asertif memanglah tidak mudah, butuh nyali keberanian dan perasaan. Banyak orang yang ngeri ketika harus mengambil keputusan berbeda dari orang lain, dan kemudian hari mengutuk diri sendiri karena dulu tidak mengambil sikap semestinya.

Orang yang tidak punya ketegasan membiarkan orang lain mengatur hidupnya, mengapa??? karna mungkin malu, rendah diri serta takut akan kegagalan. Ketegasan juga berbeda dengan agresivitas, mungkin terlihat agresivitas merupakan satu paket dengan sikap tegas namun itu merupakan hal yang berbeda, karena orang yang tegas tidak hanya mengkomunikasikan apa yang mereka inginkan atau butuhkan tapi mereka juga peduli dan menghormati akan kebutuhan serta keinginan orang lain.

Belajar bersikap tegas : mulailah dari orang yang dekat dengan mu dan pelajarilah cara mengkomunikasikan ketegasan dengan baik yaitu sikap asertif. karna ketegasan tidak lah dikomunikasikan dengan nada emosi amarah.. itu bukan sikap yang benar..!!

 Tidak Dengan Ekspresi Marah

Menurut Christoff dan Kelly (Gunarsa, l992)  asertif dikategorikan menjadi 3 perilaku yaitu

  • Asertif penolakan yaitu menolak namun secara halus, seperti “maaf”.
  • Asertif permintaan yaitu permintaan kepada orang lain secara halus, dan tidak memaksakan
  • Asertif pujian yaitu ekspresi emosi positif seperti menyukai, mencintai, menghargai.

Gagal Dalam ketegasan : Tidak perlu merasa takut gagal ketika harus melakukan ketegasan dalam mengambil keputusan. Apapun yang kamu lakukan selalu ada kemungkinan kegagalan dan keberhasilan, tidak ada yang tahu mana yang akan terjadi. yang terpenting ketika terjadi kegagalan sadarlah bukan berarti kamu merupakan seorang pecundang. lihat lagi tentang perencanaanmu, mungkin kamu tak cukup matang dalam planning sehingga terjadi kegagalan.

Semua orang pernah gagal setiap orang hebat dan terkenal merekapun pernah menemui kegagalan. Jadi kenapa harus takut gagal? yang penting ketegasan dalam hidup karna itu karakter diri, dengan bersikap tegas maka kamu akan disegani dan di hormati orang-orang disekitar mu.

Be the Best

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s